RSS

Dari Hipnotis ke Analisa Mimpi

Ada seorang temen saya yang ngebet sekali menurunkan berat badan pasca melahirkan, segala cara dilakukan, termasuk mengikuti kelas hipnotis agar bisa membantunya menurunkan berat badan. Dari ceritanya, dia bilang tidak berhasil, karena nafsu makannya tetap saja tinggi & otomatis berat badannya tidak turun-turun. Tapi anehnya ketika saya membaca di beberapa majalah wanita, tentang keberhasilan hipnotis untuk menurunkan berat badan, hasilnya cukup signifikan tuh? Bahkan ibu-ibu yang ingin melahirkan dengan tidak sakitpun bisa menggunakan hipnotis. Hmm, bener gak sih?

Nah, gara-gara pula nih, nonton aksi hipnotisnya Romi Rafael, Sang Master Hipnotis, saya jadi inget dengan masa kuliah saya. Eittss, bukan karena saya pakar hipnotis atau korban hipnotis loh. Ok, sebelum kita mulai pembahasan hipnotis, tatap dulu mata saya tajam-tajam… konsentrasi.. dalam hitungan ketiga semua pembaca postingan ini akan ntraktir saya semua… xixixixiixixixixixixiix… *ngarep*.

Jadi begini, saudara -saudari blogger yang terhormat, hipnotis mengingatkan saya dengan salah satu materi di mata kuliah Pak Hadi, dosen Psikologi Sosial saya. Hipnotis atau hipnosis ternyata pernah didalami oleh Sigmund Freud, bapak psikoanalisis & psikiater asal Austria yang selalu mengaitkan segala aktifitas manusia di masa lalu maupun masa depan dengan alam bawah sadar, digunakan untuk menyembuhkan penyakit ‘mental’ seseorang.

Sedangkan “Hipnotis” pertama kali diperkenalkan oleh James Braid (1795-1860), seorang dokter ternama di inggris.  Hipnotis sendiri berasal dari kata “hypnos” yang merupakan nama dewa tidur orang yunani. Eitss, tapi kondisi hipnotis gak sama loh dengan tidur. Kalo orang yang sedang tidur kan tidak menyadari dan tidak bisa mendengar suara-suara disekitarnya, sementara orang dalam kondisi hipnotis, meskipun tubuhnya beristirahat (seperti tidur), tapi ia masih bisa mendengar dengan jelas dan merespon informasi yang diterima.

Yang membuat mata kuliah Psikologi Sosial itu menarik bagi semua mahasiswa yang hadir siang itu, justru bukan masalah sejarah & teori hipnotis. Tapi kisah Sigmund Freud setelah meninggalkan hipnotis, karena ia menemukan metode baru yaitu analisis mimpi, yang tetap menekankan pada kondisi alam bawah sadar.

FREE PAKET LIPSTICK & LIPSTICK PENCIL SENILAI 70ribuan, ONLY THIS JUNE 2010

Analisis Mimpi, digunakan oleh Freud dari pemahamannya bahwa mimpi merupakan pesan alam bawah sadar yang abstrak terhadap alam sadar, pesan-pesan ini berisi keinginan, ketakutan dan berbagai macam aktifitas emosi lain, hingga aktifitas emosi yang sama sekali tidak disadari. Sehingga metode Analisis Mimpi dapat digunakan untuk mengungkap pesan bawah sadar atau permasalahan terpendam, baik berupa hasrat, ketakutan, kekhawatiran, kemarahan yang tidak disadari karena ditekan oleh seseorang. Ketika hal masalah-masalah alam bawah sadar ini telah berhasil di-ungkap, maka untuk penyelesaian selanjutnya akan lebih mudah untuk diselesaikan. (wikipedia)

Ada satu cerita menarik nih, dari satu sesi kuliah saya waktu itu. Yaitu ketika seorang pasien Sigmund Freud yang separo tubuhnya dari kepala hingga kaki gadis tersebut mengalami kelumpuhan mendadak setela bangun tidur. Pasien ini diajak berkomunikasi (komunikasi *bicara* adalah inti dari penyembuhan psikoanalisis Freud) dan diminta bercerita tentang kehidupannya. Hingga akhirnya, Freud mengundang orangtua gadis itu dan mengungkapkan syarat agar anak mereka segera sembuh.

Freud hanya bilang ke orangtua gadis itu, kalo si anak mau sembuh, harus dinikahkan. Hmm, apa hubungan kelumpuhan & dinikahkan? Ternyata setelah menganalisa alam bawah sadar pasien wanitanya yang mengalami kelumpuhan tersebut, mempunyai suatu keinginan yang amat sangat terpendam, yaitu menikah dengan kekasihnya. Akan tetapi karena beberapa alasan, orang tua si gadis ini tidak menyetujui. Gara-gara keinginan terpendam itulah, gadis tersebut menyimpan rapat-rapat semua keinginannya untuk segera menuju ke pelaminan bersama sang kekasih. yang amat dicintainya. Alhasil, saking terpendam & tertekan batinnya, secara tidak sadar, alam bawah sadarnya bekerja dan menimbulkan kelumpuhan pada separo bagian tubuhnya.

Apakah setelah proses therapy psikoanalasis Freud yang menyarankan agar gadis itu segera dinikahkan berhasil? Terbukti, berhasil loh!! Yang mencengangkan, justru bukan pada saat mereka bersanding on the wedding day. Tapi baru dalam tahap, orang tuanya menyatakan setuju untuk menikahkan, gadis tersebut seketika sembuh dari kelumpuhannya. Ajaib bukan? Kita sekelas pun waktu itu tercengang-cengang mendengar betapa ampuhnya kemampuan alam bawah sadar yang sering kita abaikan, malah berpengaruh besar dalam keseharian kita.

Wah wah, saudara-saudari blogger punya keinginan terpendam apa hayo? Ayo segera diungkapkan saja, daripada ujung-ujungnya seperti cerita gadis tadi. Karena seperti inti dari psikoanalisis Freud, dengan menceritakan atau mengungkapkan sebuah permasalahan, berarti kita siap untuk menerima segala konsekuensi untuk menemukan solusinya. Apalagi banyak juga kan, cara untuk mengkomunikasikan permasalahan, misal curhat sama sahabat, nulis puisi, bercerita dalam diary, kontemplasi spiritual (curhat sama Tuhan), atau ngeblog seperti yang kita lakukan selama ini. Ayo jadikan mimpi menjadi realita, bukan sekedar pepesan kosong atau tong kosong berbunyi nyaring, karena jauh didalam diri kita, punya milyaran materi ‘penyembuh’ untuk diri kita sendiri.

Related Post


31 Comments Add Yours ↓

  1. emma juwita sari #
    1

    dengan membaca ini q lebih faham mengenai hipnotis sekaligus analisis mimpi hehehe,,,,,,,,,,,

  2. riana #
    2

    wah ngomongin mjimpi emang gak akan ada abisnye. secara semua orang pasti bakal mimpi mo anak2 ampe yang udah tua renta.. hehehe

  3. rieke #
    3

    aku salut sama mbak df jasoma, si pakar analisa mimpi diindonesia. dia lulusan london untuk khusus mendalami ilmu ini. dia menganalisa mimpi pake cara analisa psikologis. n waktu kemaren gw denger di hardrock fm hasil tafsirannya keren banget. belom pernah gw denger kayak gitu detailnya. wah salut deh.

  4. idris #
    4

    yabagus sekali wafat dulu baru bisa masuk kesurga…

  5. vie #
    5

    heeem mimpi yaa..
    baru aja aku belajar apa yang disebut dgn mimpi..keren..mengasyikan..bahkan tmn di kelas menanyakan arti mimpi yg aneh2 yang membuat sang dosen tertawa..
    bicara mimpi banyak sekali yang ingin aku wujudkan..tp apa tuhan mengabulkannya yaa..hahaha
    seandainya saja semua mimpi aku dpt terwujud yaa…mmm pst aku menjd org yg bahagia..apalagi bisa menghipnotis orang…mmm…luar biasa.. :)

  6. den bagus #
    6

    tidak semua mimpi kita untuk kita, mimpi itu pesan yang diterima antara “SAYA” dan Tuhan yang ada bersemayam di sudut ketuhanan kita tuhan “SAYA” dan tuhan “KAMU” serta tuhan “DIA” lebih dari satu orang tetap saja satu.
    Mimpi itu bagian dari sifat Ruhbaniyah/Kenabian, jadi mimpi “KAMU” bisa saja buat “AKU”, atau sebaliknya, karna mimpi”MU” dan diri”KU”, berasal dari tuhan yang satu,mimpi kita tidak selalu memberi pesan buat kita.

  7. 7

    niche info gan

  8. hendra #
    8

    gimana caranya saya mau belajar hipnotis yang utama supaya saya cepat bisa masuk kealam bawah sadar /

  9. 9

    hehehe….kadang ngeri juga lihat pertunjukkan hipnotis ala tomy rafael..hehehe
    mnayangin seandenya saya bisa melakukan seperti itu…pasti saya gunain buat yang aneh – aneh..hehehehe
    *makanya saya tak diberi kemampuan itu sama Tuhan..hehehehe

  10. 10

    Aku terhipnotis membaca artikel ini… Hihihihihi makanya aku selalu mengabulkan keinginanku.. biar gak ada keinginan terpendam… hihihihihi

  11. 11

    Saya pernah dihipnotis sahabat
    Lalu saya pura2 terhipnotis tuk menghormastinya
    Tapi akhirnya dia sadar
    Kalo saya hanya pura2 :)

  12. 12

    aku mau dihipnotis biar doyan makan…

  13. Ani #
    13

    Tapi kemampuan alam bawah sadar itu betul lho mbak, saya percaya, soalnya pernah juga terjadi pada bulik saya dengan kasus serupa di atas (yg tidak boleh nikah dgn cowok idamannya, dan sembuh ketika orang tua menyerah utk merestui).

  14. 14

    susah juga belajar hipnotis, yg ada malah kita sering kena tipu :p hehhehe

  15. 15

    waoww emang enak ya jadi tukang hipnotis. kalo lagi haus tengah jalan, hipnotis aja dagang es campur, dapet gratis langsung cabut!!!!!!

  16. 16

    @Raffael :
    Yang disebut si Romi, bukan dirimu :) )

  17. 17

    mungkin keinginanku sama dengan gadis itu yaaa…pengen menikah
    wkwkwkwkw……

  18. 18

    keinginan terpendam saya sekarang … kepengin masang pagar rumah :)

  19. 19

    Enak banget kayka cwek yang di cderitain itu, diriku juga mau.

    Untung cwe nya cma mau dinikahin, gimana klo mau yang enggak-enggak :mrgreen:

  20. 20

    Wah, ada yang menyebut2 nama saya ?

  21. 21

    Boleh pak, linknya sudah saya pasang

  22. 22

    kalau mimpinya basah gimana yahhhh ? bisa di analisa gakk xixixixi ??

    mass link bocahiseng gak usah pake spasi bisa ediit yahhh? bablass aja…tank yuuuu…

  23. 23

    Tulisan yang bagus. Dan jika Anda ingin belajar hipnotis lebih jauh lagi dengan SINGKAT dan TERJANGKAU, silakan cek FAST Hypnosis for Everyone.

  24. zee #
    24

    Dari dulu saya pengen banged belajar gimana menghipnotis orang. Kayaknya kok keren gitu :D

  25. 25

    kok saya ga terhipnotis ya :D

  26. 26

    keinginanku terpendamku, segera hamil.

    Wahhh trus dirimu punya rencana ngga mbak untuk ikutan kelas hipnotis untuk menurunkan berat badan hehehehe :)

    saranku jangan dech mbak, ntar sebutan keluarga chubby ngga cocok lagi donk untukmu :D

    Apa kabar mbak?? kangennnn banget nehhh

  27. 27

    ngikut sama cebong..saya sepertinya terhipnotis ngomen disiniii

  28. 28

    Wah saya dulu juga sering ketemu sigmund freud di salah satu mata kuliah saya, psikologi komunikasi…

    Kalo soal keinginan terpendam saya kira semua orang pasti punya ya, cuman orang kan tipenya bermacem-macem..ada yang tipe pemikir dan ada yang dibawa santai, nah mungkin soal keinginan terpendam yang membawa efek gak sehat tadi berlaku bagi para pemikir..jadi apa2 selalu dipikir dengan berat…mungkin lho ya…hahahaha..salam hangat selalu

  29. 29

    asyik yah keknya kalau bisa hopnotis gitu…

  30. 30

    diriku pny keinginan terpendam yaitu pengen komen, ketimbang jadi bisul tak komen saja ya xixixiixix

  31. 31

    hebat beneeeur bisa tau apa yg kita mau dari mimpi kita. Kalo dai hati yang paling dalam pengen ke surga gimana? musti wafat dulu dong yak, hehe :D


1 Trackbacks/Pingbacks

  1. Belajar Berpikir… « dunia nA 05 07 09

Your Comment






This site is protected by WP-CopyRightPro