Sejenak, ada “Diam”. Menatap sendu tanpa arah. Berputar, meronta dan melepas segala tanya dalam jiwa. Helai demi helai yang terlepas, menggayutkan simponi tanpa rasa. Berkata ia pada angin, tapi tak mampu bersuara. Bersimpuh ia pada bumi, tapi tak kuasa tuk menjejak. Sejenak, “Di[...]
